
Perkuat Tata Kelola Etik Penelitian, PPM Telkom University Gelar Diskusi Bersama Ketua Kelompok Keilmuan
Bandung, 30 Juli 2026 – Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Telkom University terus berupaya memperkuat tata kelola etik penelitian sebagai bagian dari pengembangan ekosistem riset yang berkualitas. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyelenggarakan kegiatan Diskusi Peran Ketua Kelompok Keilmuan (KK) dalam Mendukung Tata Kelola Etik Penelitian di Telkom University.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 30 Juli 2026 ini diselenggarakan secara hybrid. Ketua Kelompok Keilmuan di lingkungan Telkom University Kampus Bandung mengikuti kegiatan secara luring di Ruang Rapat Lantai 5, Gedung Bangkit, sedangkan Ketua Kelompok Keilmuan dari Kampus Jakarta, Surabaya, dan Purwokerto berpartisipasi secara daring
Diskusi diawali dengan pemaparan mengenai urgensi penerapan Ethical Clearance (EC) dalam pelaksanaan penelitian. Dalam sesi tersebut disampaikan bahwa EC kini menjadi salah satu persyaratan penting dalam proses penilaian naskah pada berbagai jurnal ilmiah, baik yang berasal dari penelitian dosen maupun tugas akhir mahasiswa. Selain mendukung proses publikasi ilmiah, penerapan EC juga bertujuan untuk memastikan perlindungan terhadap subjek maupun objek penelitian melalui penerapan prinsip-prinsip etik penelitian yang mengacu pada The Belmont Report serta ketentuan dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2019 tentang Sistem Nasional Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
Salah satu poin utama yang menjadi perhatian dalam diskusi adalah bahwa pengajuan Ethical Clearance wajib dilakukan sebelum penelitian dimulai. Protokol penelitian yang diajukan setelah kegiatan penelitian dilaksanakan tidak dapat diproses dalam mekanisme telaah etik. Oleh karena itu, pemahaman terhadap alur pengajuan EC sejak tahap perencanaan penelitian menjadi hal yang penting bagi sivitas akademika.
Selain membahas implementasi EC, diskusi juga menyoroti peran strategis Ketua Kelompok Keilmuan dalam mendukung penguatan tata kelola etik penelitian di Telkom University. Melalui forum ini, para Ketua KK diharapkan dapat mengidentifikasi dan merekomendasikan dosen di masing-masing kelompok keilmuan untuk berkontribusi sebagai reviewer sekaligus anggota Komite Etik Penelitian (KEP). Keterlibatan para dosen tersebut diharapkan dapat memperkuat kapasitas institusi dalam melaksanakan proses telaah protokol etik penelitian yang diajukan oleh dosen maupun mahasiswa. Sebagai bentuk dukungan, calon reviewer dan anggota KEP yang direkomendasikan nantinya akan memperoleh pelatihan khusus mengenai telaah etik penelitian.
Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, PPM Telkom University berharap semakin banyak sivitas akademika yang memahami pentingnya penerapan etik penelitian sejak tahap perencanaan riset. Dengan dukungan aktif dari Ketua Kelompok Keilmuan dan seluruh dosen, tata kelola etik penelitian di Telkom University diharapkan semakin kuat sehingga mampu mendukung terciptanya ekosistem riset yang berintegritas, berkualitas, dan memenuhi standar nasional maupun internasional.